Jumat, 15 Juni 2012

Dear Papa.


PAPA, Ai mencintaimu. (sungguh)
Ai sangat mengerti rasa lelah,capek,gundah dan sedih hati papa hari ini seperti apa.
Ai bisa tahu semuanya meski kata papa semuanya baik-baik saja tapi papa bukan anak namanya jika tidak bisa cepat baca bagaimana perasaan hati ayahnya yang sudah seperti sahabat terdekatnya.
Papa, tenanglah kita semua selalu bersama papa. apapun yang terjadi percayalah Umi,kakak,adek kan selalu berdiri disamping Papa.

ahh.. malam ini Papa bener-bener buat Ai menangis saat menulis posting singkat ini. Menangis bukan karena dibuat sedih, tapi ini air mata suka cita yang begitu bangga punya orang tua pria yang hebat dan kuat hatinya seperti Papa.
Pa, kelak nanti Ai kan dapat jodoh seperti Papa kan? Ai mencintai kesabaran dan rasa sayang Papa itu dan Ai selalu berharap sifat seperti itu ada pada diri pria lain (amin)
Papa.. semalam papa bilang "harta,jabatan,anak,istri dan segalanya itu hanya bersifat sementara dan hanya titipan jadi kelak jika satu diantaranya hilang maka Ikhlaslah karena itu bukan rezeki kita lagi" dan sekarang itu terbukti dan Papa membuktikannya dengan cara IKHLAS!! Insyallah, sang Kuasa punya rencana yang lebih indah dari ini.

Papa, dijaga kondisi kesehatannya ya.. kalau Papa sudah begini sekarang Ai lebih senang Alhamdulillah karena waktu Papa akan normal kembali untuk kami dan tidak ada lagi kata SIBUK dalam hari-hari Papa.
Kita akan tetap seperti ini Papa, minum cofee berdua diteras rumah lalu sama-sama saling menceritakan segala hal yang harus dibagi dan bahkan sekarang Papa kan lebih punya banyak waktu untuk cofee bersama Ai.
Kita juga pasti sekeluarga kan lebih punya banyak waktu untuk ngumpul bersama saat weekand dibanding weekand kemarin Papa selalu sibuk dengan berkas-berkas itu tapi sekarang ahh.. rasanya Ai sungguh sangat bahagia dengan perubahan sistem dan jabatan itu. Seperti yang Papa bilang tadi "akhirnya doa-doa dan protes-protes anak-anak saya terjawab sudah". Iya seperti itulah yang kita ingin. Uang bisa kita cari kan? tapi kebersamaan waktu berkumpul bersama keluarga susah untuk kita dapat bila salah satu dari kita sama-sama memadatkan waktu.

Papa.. terima kasih untuk pelukan hangat tadi, terima kasih untuk kata-kata indahnya tadi, walau sempat Ai menangis tapi ketahuilah itu bukan air mata kecemasan dan sedih tapi itu air mata bahagia.
i love u...

26 komentar:

  1. papa kakak kenapa sakit??
    hem pasti papa+mama kakak bangga punya anak seperti kakak yang pengertian dan perhatian sama ortunya :)

    BalasHapus
  2. well.. saya juga memiliki bapak yang sedang harus dijaga kondisi makannya..

    karena ada pantangan.. :)

    BalasHapus
  3. Postingan Ai buat saya iri. Jujur, pengen banget punya papa yang karakternya seperti papa Ai.. Selamat ya Ai :')

    BalasHapus
  4. wahhh, semoga tetap sehat-sehat saja yah :))

    BalasHapus
  5. Wah...senengnya punya papa kayak papa ai...

    BalasHapus
  6. hmm, dari baca kurasa bokapnya ada "pergumulan" di kerjaan ya ..
    apapun itu, pasti ayahnya udah ambil keputusan terbaik ..
    bangga punya ayah yang baik *ngajaktoss*

    BalasHapus
  7. membaca postingan ini sambil mendengarkan alunan musik dari blog ini
    cocok dengan suasana musiknya.

    "harta,jabatan,anak,istri dan segalanya itu hanya bersifat sementara dan hanya titipan jadi kelak jika satu diantaranya hilang maka Ikhlaslah karena itu bukan rezeki kita lagi"

    saya suka dengan kalimat diatas, kalau allah berkehendak semua dapat terjadi,
    pasti ada kebaikan dari peristiwa ini.

    salam persahabatan

    BalasHapus
  8. betapa menyenangkannya bisa minum kopi berdua bersama papa nya :) jadi iri :)

    BalasHapus
  9. cuma mau melempar senyum =)

    BalasHapus
  10. aku yakin, Allah punya rencana yang lebih indah buat niza dan keluarga.....salam hormat untuk papa dan ummi niza

    BalasHapus
  11. Saya sebagai seorang ayah dari ketiga anak, tentu akan merasakan keharuan jika membaca tulisan seperti ini. Karena bagaimanapun juga anak dan keluarga adalah harta yang di dalamnya ada surga yang menjajikan.
    Salam hangat silaturrahim untuk Papanya ya

    BalasHapus
  12. Kebersamaan dalam keluarga itu sangat penting Neng, Nice artikel Neng

    BalasHapus
  13. Artikel ini mengharukan. Mencerahkan.

    BalasHapus
  14. Betul sekali sobat Anggriani.
    Jabatan, harta hanyalah titipan semata. Mungkin dengan cara inilah papa kamu bisa berkumpul dengan keluarga. Tapi aku salut sama ilmu ikhlas papamu. semoga kamu mendapatkan jodoh seperti yang kamu harapkan. Amin

    BalasHapus
  15. all:
    terima kasih semuanya, untuk coment,suport dan sebagainya terima kasih :)
    papaku titip salam buat semuanya saat beliau membaca postinganku ini dan membaca komentar2 sobat semuanya. kata papaku kalian semua luar biasa :)

    BalasHapus
  16. asyik..

    selamat ya.
    so sweet ai...

    asyik punya papa kayak beliau.
    :D

    sempet jga beliau baca blog anaknya :D

    BalasHapus
  17. Salam buat Papanya, ya :) Papa memang luar biasa. Seperti superman tanpa sayap. :)

    BalasHapus
  18. mau peluk Ai *hug hug* always b good daughter ya Ai, dont dissapoint ur parents *terharu*

    BalasHapus
  19. Saya jadi ikut terharu dan terbawa emosinya. Papa yang sangat bijak. Mampu memberi cahaya pada keluarga. Salam sukses !

    BalasHapus
  20. pelukkk... buat mba Ai.. :)
    spechles... gak tau mau blang apa.

    BalasHapus
  21. salam buat papa aii ya??

    BalasHapus
  22. reading this post...
    makes me want to hug and spend times with my dad too..

    coz I love my dad too.

    hehehe
    :')

    BalasHapus
  23. semoga papa cepet libur kerja trus nemenin Ai maen sharian di rumah! aamiin...

    BalasHapus
  24. semoga papahnya selalu di sehatkan dan dibahagiakan selamanya.

    BalasHapus

selesai membaca, ayo tinggalkan kritik dan saran teman-teman :)