Selasa, 13 Maret 2012

balasan surat untuk SUAMI ku

Mas... aku mendapatkan surat ini dari ibu tadi pagi dan langsung kubalas siang ini setelah beberapa puluh kali aku membacanya. Tak berhenti air mataku saat membaca surat darimu mas.. sesekali aku berucap zhikir , membaca lagi tiap tulisanmu,kembali menghapus air mataku dan mengusap-usap perutku.
Yah.. ini tulisanmu mas.. aku mengenali persis setiap detail huruf yang kau tulis disini,aku kenal mas dengan tinta biru ini.. pena yang sering kau kenakan saat ingin menulis apa saja yang ingin kau tulis. Aku kenal juga dengan lembaran kertas putih ini mas.. aku kenal tanda tanganmu ini mas di bawah namamu.. aku kenal ini darimu mas.

Mas... aku terus menagis membaca surat yang isinya tentang perasaanmu ini. Benarkah mas tulisan ini? Atau hanya sandiwaramu lagi?
Tapi tidak ! lagi-lagi aku masih mempercayaimu mas meski kau tahu sendiri luka tersayat dihatiku ini masih membasah dan tak bisa sembuh secepat kau mau.. tapi sudhlah aku tak ingin memikirkan seberapa dendam dan sakit yang kurasa mas. Aku mencintaimu lebih dari sakitku ini padamu mas.
3 bulan tanpamu, aku ingin sekali pinjam pundak dan pelukanmu dan menangis lama di sampingmu,di hadapanmu sambil kau mengusap-usao kepalaku.
Mas.. aku merindukanmu, demi penciptaku mas satupun rasakuu pad tak pernah berkurang sadikitpun. Aku terus bersujud pada Illahi meminta agar suamiki dipulangkan kepadaku lagi.. apapun kondisimu sekarng aku siap menerimamu kembali karena alasanku sekarang dan nanti hanya satu.. AKU MENCINTIMU.
Mas.. 3 bulan ini aku makan hanya ditemani ibu dan bude saja, makananku sudah lama tak mas cicipi.. ayo kemarilah mas kan kurasakan padamu berbagai masakan yang kau mau.. aku tak’an buat mas kelaparan dan tak di perhatikan lagi.
Mas.. sungguh akupun lebih merindukan suasana kita dulu mas. Saat dimana aku mengurusi semua kebutuhanmu mas,menyiapkan air hangatmu,mencuci kakimu,menemani kau makan n beristirahat dan menemannimu lembur diruang kerjamu mas.

Mas.. aku masih mencintaimu juga. Aku tak peduli dengan cintamu yang pernah meengkhianatiku dan pernikahan kita. Sungguh aku tak membenci keluargamu mas walau mereka jelas sangat membenciku dan tak menginginkan keberadaanku disampingmu selama 5 tahun itu, aku sedikit pun tak membenci mereka dan juga dirimu.
Mas.. sungguhkah cinta dan keseriusanmu sekarang?
Datanglah.. jemputlah aku kembali dan kita bangun rumah tangga kita kembali.
Mas.. 3 bulan setelah kau mengusirku dari rumah kita aku menyimpan berita ini, mas... ada kabar bahagia... AKU HAMIL ...

24 komentar:

  1. surat untuk ane mana ? :D hahaha *ngarep :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. hohohoho nunggu posting slanjutnya deh :D

      Hapus
  2. aku siap tuk kembali kok. . . rencanan mau dinamai sapa anak kita hehehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah da ganti nama yah, harus ada acara syukuran ni.. hahaha...
      anaknya namain susu sapi saja :D

      Hapus
  3. wkwkwkwkkwkkk nanti bang abi marah lagi klo namanya susu sapi hehehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. hohohoho mas abi..
      yasudah anaknya di ksi nama SABAR aja.. haha

      Hapus
  4. Balasan
    1. yah begitulah.. aku aja nanti kalo ada dalam cerita ini belum tentu bisa sesabar ini :)

      Hapus
  5. Aduh kok bisa begitu. hiks
    salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah karena ada dipikiran cuma segitu saja bang :)
      okeh salam knl juga... ^^

      Hapus
  6. wew,,,isteri diatas isteri....cintanya tak pernah luntur,masyaAllah....

    balasannya sungguh menggugah perasaan#duajempol

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak istri2 kek gini.. surga pun lewat yah hahahaha

      Hapus
  7. ini kisahnya seperti nyata ya, keren, berasa banget jadi seorang istri.. Pinter nih nulisnya, sukses terus ya Aiinizza :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya aku juga lagi mikir bang, kalo aku jadi wanita kek dalam cerita ini gimana yah? apa bisa sebaik sesabar itu? OMAIGAD.. hahahaha keknya aku harus mandi kembang 7 rupa biar bisa sesabar gtu hhahahha
      okeh thanks yah bang herry, sukses juga untuk bloggingnya yah :)

      Hapus
  8. Spechless bacanya,, *mewek* moga rumah tangganya kembali kayak semula, bisa kumpul bareng lagi ^_^

    BalasHapus
  9. nice entry,salam kenal ya xD

    BalasHapus
  10. wah bagus banget yaa nizz... seorang istri yang suabar banget :D

    Salam kenal anizza dari Sidoarjo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksih mbak niar. yah mbak walo nnti jadi istri yg sabar, mdah2an kita ngk di poligami gtu yah.. hahahaha
      slm kenal balik dari kota manado ^^

      Hapus
  11. is this reall or fiktive???
    if it's real
    what a pity...
    ;/
    kasian
    untungnya bukan ya??
    visit back yaaaa

    BalasHapus
  12. profit is fiction. if not fiction be as strong as I do not know this woman or not :)
    okeh thanks, segera berkunjung :)

    BalasHapus
  13. sebenarnya kunjungan pertama nih,,,
    tapi liat naaaartikelnya seru juga ya,,,,

    BalasHapus

selesai membaca, ayo tinggalkan kritik dan saran teman-teman :)