Jumat, 14 September 2012

Kebodohan Terbesarku


Kita berdua ini lucu, sama-sama saling menyukai tapi sama-sama mahir menyimpan perasaan untuk tak saling mengetahui. Entahlah karena apa kita seperti ini tapi yang pasti kita sedang bermain dua peran yang sama-sama saling menguji rasa sampai dimana kita tetap bertahan diam seperti ini atau do it ! (nanti).

Contohnya, seperi hal sederhana yang bisa kita lewati bersama, kamu selalu memasakan sup bakso untukku saat weekand tiba dan sebagai ucapan terima kasihnya yang kukatakan pasti hanya kata ‘Hm, ya lumayanlah rasanya’

Jika sudah berkata seperti itu pasti kamu akan cemberut lalu merampas supnya dan berkata ‘Aku nggak akan masak sup bakso lagi buatmu !!’ dan itu sudah kalimat ke-25 kali kamu mengatakannya dan sampai sekarang kamu masih bersedia memasakan sup bakso untukku.

Hanya saja kamu tak pernah tahu kan ? tiap kali kamu marah dan pergi kedepan meninggalkanku sendirian dimeja makan aku pasti akan melanjutkan menghabiskan supnya karena kamu tahu rasanya sup ini lebih enak dibandingkan aku harus duduk 15 menit menikmati sup bakso diresto nyiur yang terkenal itu dan juga pernah aku mengajakmu kesana. Jadi ketahuilah.. aku hanya kesulitan saja mengungkapkan kalimat yang memujimu karena dengan begini saja jantungku sudah mulai berdetak tak karuan dan aku sadar ini salah satu kebodohan terlucuku saat jatuh hati pada wanita cantik sepertimu.

‘Kamu sudah pernah dengar lirik lagunya Endah N rhesa ? yang judulnya When you love someone ?’ 
Katamu saat kita sedang dalam mobil, perjalanan menuju ke rumahmu. Aku menggeleng saat menjawabnya, seakan tak peduli dengan apa yang kamu bicarakan. Hm, sebenarnya bukan tak peduli tapi aku sedang berkosenterasi agar kamu tak cepat menebak bahwa saat dikantor lagu yang sering kuputar berkali-kali itu adalah lagu When you love someone dan sialnya sepanjang jalan menuju rumahmu kamu menyanyikan bagian reff lagu itu dengan alasan agar aku bisa tahu lagunya seperti apa..

When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love
Don’t ever let it go
Or you will loose your chance to
Make your dreams come true.

Hahaha.. 20 menit terpanjang adalah saat mendengarmu menyanyikan lagu itu dan Ahh.. rasanya seperti sedang ditampar oleh perasaanku sendiri karena setiap lirik lagunya semua tentang kita bukan ? Lagi-lagi kebodohan terlucuku harus saja hadir disaat seperti ini. Ya, aku kesulitan mengungkapkannya. Dan kamu tak pernah menyadarinya.

Dan sekarang aku menyesalinya dan ini adalah kebodohan terbesarku. Mengapa ? aku terlambat memberitahukan padamu tentang adanya perasaanku saat ini dan pada akhirnya ada sosok Pria hebat yang datang dan mengambil perasaanmu begitu saja dariku.

Lucunya saat kamu memberitahukan hal itu padaku yang ada aku langsung saja menangis dihadapanmu, mencoba memelukmu untuk yang pertama kalinya lalu hanya bisa berucapa 'Aku ikut bahagia'. itu salah satu kata yang sungguh tak masuk akal untuk ku ucap tapi sudahlah tak apa, ini bukan kesalahanmu atau Pria itu, tapi ini kesalahanku yang selalu menundah waktu untuk mengungkapkannya padamu.

Hatiku sakit, sungguh. Tapi akan jauh lebih sakit jika aku terus berlama-lama duduk disampingmu seperti sekarang ini lalu mendengarkanmu berbicara tentang hebatnya kekasihmu itu yang begini dan begitu.
Aku ingin pulang dulu, nanti saat kesedihanku sudah luntur seiring berjalannya waktu dan nanti jika hatiku sudah siap mendengarkan ceritamu yang isinya semua tentang Dia, baru aku akan menemuimu dan dengan senang hati akan mendengarkan apa yang kamu ceritakan. Tapi sekarang maaf, jangan dulu. Aku belum cukup kuat menerimanya.

Senin, 10 September 2012

Dulu dan Sekarang..


Dulu, kamu masih mengingatnya kan ? dulu kita berdua sudah sama-sama sepakat untuk berbahagia hingga akhir nanti.
 Dulu, kamu masih mengingatnya kan ? dulu aku sudah menaruh harapan besarku untuk nanti masa depanku bersamamu. Dulu juga kita sudah sama-sama saling membicarakan bahwa bila nanti kita akan menua bersama dan kamu, juga aku (kita) akan sama-sama berbagi dalam suka juga pun duka. Dulu memang begitu judul hubungan kita, sampai-sampai aku tak pernah membayangkan wajah K.E.H.I.L.A.N.G.A.N itu seperti apa.

 Hingga tiba momentnya, moment yang tak pernah aku membayangkan sebelumnya ini akan  terjadi tapi tidak denganmu karena kamu sendiri sudah membayangkannya duluan bahwa  hal ini akan terjadi juga. Ya, kehilangan. Aku kehilanganmu untuk yang pertama kali juga yang terakhir kalinya.
Dan alasanku kehilanganmu hanya sederhana saja, kamu mengkhianatiku. (terima kasih). Kamu berpura-pura selama lebih dari 2 tahun ini beracting dengan peran terbaikmu. Kamu selama ini berpura-pura mengatakan seribu  janji, planing kedepan dan hal  ini juga itu yang bisa kupercaya begitu saja. Kamu hebat bukan? Dan sialnya aku terjebak dalam dimensi kebohonganmu ini.

Dan wanita itu yang sekarang terjabak dalam pelukanmu aku begitu sungguh menyesalinya. Bukan karena cemburu, tidak. Aku sudah melewati masa krisis dengan cemburu, kesal terhadap kisah ini, yang sekarang aku sesali ialah karena wanita itu sungguh bodoh mengambil dan jatuh cinta kepada seorang pembohong sepertimu. Dan setidaknya sekarang aku sudah bisa menebak bahwa wanita mana lagi yang akan jadi pusat pengkhianatanmu.

Jadi sekarang kamu tak perlu mengkhawatirkan bagaimana dengan situasi hatiku. Hatiku sudah baik-baik saja sekarang. Aku sudah melupakan tanggal pernikahan kita, aku sudah mengcancel undangan pernikahan kita yang tinggal sebulan lagi akan di cetak. Aku juga sudah meminta pihak keluarga untuk membatalkan gedung yang sudah di booking dari 4 bulan yang lalu dan aku sudah menyumbangkan gaun pengantinku yang kamu beli dengan harga yang ‘waow’ itu dengan memajangkannya di salon teman terdekatku. Itu menarik bukan ? setidaknya sekarang aku sudah merasa teramat legah saat harus terlepas dari bayang-bayangmu. 

Dan sekarang aku mencabut kalimat terakhirku dulu yang berkata bahwa kamu adalah masa depanku. Sekarang bukan !  Saat itu aku begitu naif sampai berkata seperti itu padamu. Sekarang kamu sudah menjadi bagian masa laluku dan aku mengutukmu untuk hadir kembali di dalam pikiranku. Kamu pergilah sekarang, jika kamu meninggalkanku dengan alasan ingin bahagia maka aku juga sama demikian, aku akan berbahagia untuk merayakan pengkhianatanmu itu. Dan kamu tahu sekarang Aku bahagia tanpamu.. Sungguh.

Jumat, 07 September 2012

KITA (Perahu Kertas- Maudy Ayunda)

Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila tapi ini adanya.

Perahu kertas mengingatkanku,
Betapa ajaib hidup ini, mencari-cari tambatan hati kau sahabat ku sendiri.
Hidupkan lagi mimpi-mimpi, cinta-cinta, cita-cita..
Yang lama kupendam sendiri,
Berdua... ku bisa percaya..


Aku menyebut kisah ini 'KITA'. Kita yang selalu saja berada pada moment yang sama, kita yang selalu saja berjalan pada rel yang sama, dan kita berdua yang sudah sama-sama sudah saling paham dan sepakat jika ternyata kita saling membutuhkan.

Ini tahun ke enam diusia pernikahan kita, kamu masih terlihat cantik bahkan lebih cantik dari 6 tahun yang lalu saat aku melamarmu. Hanya saja sekarang Tuhan belum merihdoi kita untuk diberikan keturunan (yang nantinya aku berdoa agar sifatnya sama seperti dirimu saja). Tapi demi apapun aku sudah merasakan indahnya hidup walau hanya kita berdua saja. Walau jelas aku juga kamu menginginkan suara tangisan buah hati didalam rumah kita yang sederhana ini tapi tenanglah sayang.. asalkan kamu sehat-sehat saja, bahagia bersamaku itu sudah sangat cukup menjadi kado yang luar biasa untukku juga rumah tangga kita. Nanti akan ada momentnya saat Tuhan bisa mempercayai kita. Ini bukan soal sakit atau mitos apalah yang dikatakan orang-orang itu, tapi ini menyangkut rezeki Tuhan yang saat kita diberi berarti itu belum rezeki kita tapi nanti. ya? Maka dari itu bersabarlah.. saat mereka mulai mengusik kebahagiaan kita, itu bukan menjadi kesalahan kita tapi kesalahan terbesar mereka yang tidak bisa memiliki cinta seperti yang kita punya. Utuh.

Persahabatan, ingatlah hal ini saja. Kita memulainya dari hal sederhana itu bukan ? Hingga tak tahunya aku bisa juga terperangkap dalam setiap sudut senyummu dan menjadikannya jatuh cinta dengan cara yang berulang-ulang kali. Aku mencintai, sungguh. Bagaimana cara bicaramu, senyummu, melihatmu tertidur nyenyak, aku menyukainya. Bahkan bila kamu berngomel seharian penuh pun aku menyukainya, aku menyukai setiap kata, kalimat yang kamu ucap dan sekalipun kata-katanya menyakitkan tak mengapa aku tetap menyukainya karena alasannya sederhana, Aku Mencintaimu. Cukup. Jadi jangan merasa bosan jika kadang aku selalu saja menumpahkan cofee ke meja yang sudah kamu bersihkan, jangan bosan saat aku membongkar ranjang yang sudah kamu rapikan, jangan bosan juga saat aku selalu mengotori lantai yang sudah kamu pel walau pada akhirnya juga harus aku sendiri yang kembali membersihkannya. Lucu kan? Tapi ketahuilah aku hanya ingin menjadi sosok yang selalu terdekat denganmu, menikmati setiap kata-kata lucumu, juga menikmati setiap amarah yang selalu kamu tuangkan dan berakhir dengan senyum yang manis (lagi).
Kita berdua seperti perahu kertas yang berlayar tanpa henti, mengarungi setiap muara cinta dan tak pernah peduli seberapa besar ombak, badai yang datang silih berganti. Asalkan tetap bersamamu dan kita tetap bersama, percaya saja tak akan ada yang bisa merobek perahu kertas yang sudah lama kita tempati berdua.

Ku bahagia kau telah terlahir didunia
Dan kau ada.. diantara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku M.e.n.e.m.u.k.a.n.m.u ....


______
#30HariLagukuBercerita

@PosCinta